Hukum Berat Ayah dan Murid Yang Menganiaya Guru

Hukum Berat Ayah dan Murid Yang Menganiaya Guru

Ratusan siswa dan Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Makassar menggelar demonstrasi di depan Polsek Tamalate, Jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan. Hal tersebut menyusul aksi penganiayaan orangtua terhadap Sang Guru. Dalam aksinya para pengunjuk rasa meminta pelaku penganiayaan seorang pendidik dihukum berat.

“Kami juga minta pelaku pemukulan Pak Dasrul dihukum berat. Polisi jangan sampai melepas tersangka,” teriak seorang siswa dalam aksi itu, kamis (11/8).

Massa juga ramai-ramai menolak Alif bersekolah di SMKN 2 Makassar.

Dalam aksi itu, demonstran membentangkan spanduk serta poster bertuliskan menuntut kepolisian berkerja maksimal dalam menegakkan hukum dan memberikan hukuman yang setimpal.

Sementara Ketua Ketua Persatuan Master Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Selatan Prof Wasir Thalib di Polsek Tamalate menyatakan akan terus mengawal kasus ini, perbuatannya melakukan penganiayaan terhadap oknum guru hingga hidungnya berdarah di lingkungan sekolah disaksikan langsung murid dan guru.

“Tadi kami sempat ketemu tersangka, saat ditanya-tanya, malah dia tertawa dan tidak ada penyesalan yang terlihat diwajahnya. Tentu ini sebagai bukti bahwa orang tuanya sendiri saja tidak becus dan mampu mendidik anaknya. Jelasnya kita kawal kasus ini sampai tuntas,” beber Ahmad.

Sebelumnya, orang tua murid bernama Adnan Achmad (38) memukuli guru SMK Negeri 2 Makasar, bapak Dasrul (45) hingga hidungnya mengeluarkan darah, hanya karena anaknya, Alif Syahdan ditegur tidak menyetorkan pekerjaan rumah dan ditegur tidak membawa buku gambar. Alif kemudian disuruh keluar ruangan karena kesalahannya, namun dibalas dengan umpatan dan kata-kata kasar kepada gurunya sambil menendang pintu kelas. Dasrul pun menampar mulut kasar anak itu.

Alif lalu melaporkan hal itu kepada ayahnya Adnan Achmad yang datang ke sekolah dan menganiaya guru itu. Anggota Polsek Tamalate yang tiba di lokasi kejadian mengamankan Adnan dan anaknya.






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *