Main Menu

Suzy Miss A Kalah Dalam Kasus Melawan Sebuah Mall Yang Menggunakan Namanya Tanpa Ijin

Suzy Miss A Kalah Kasus
Suzy Miss A Kalah Kasus

Suzy Miss A Kalah Kasus

Amawana.com – Pada Minggu 15 Februari kemarin, Pengadilan Pusat Seoul memberi keputusan atas gugatan yang dilayangkan Suzy terhadap sebuah Mall yang telah menggunakan nama dan wajahnya untuk kegiatan promosi tanpa ijin. Dalam kasus tersebut, pengadilan memutuskan jika pihak Mall tak bersalah yang membuat gugatan Suzy kalah.

Pihak dari Suzy memang telah mengajukan gugatan atas sebuah Shopping Mall A yang menjual “Topi Suzy” sejak September 2011 sampai Februari 2014. Dalam iklan topi tersebut, pihak Mall menggunakan foto Suzy dari beberapa wawancara dan juga gambar dari paparazzi yang mengambil foto Suzy saat berada di airport. Suzy pun menggugat Mall tersebut atas penyalah gunaan hak publisitas.

Namun pihak pengadilan membuat gugatan Suzy kalah karena beberapa alasan. Selain tak ada hak perseorangan yang jelas atas foto-foto tersebut, pihak pengadilan pun tak melihat adanya kerugian yang dialami Suzy.

[quote_box_center]“Tak ada cukup bukti yang bisa membuktikan jika Suzy tak lagi bisa menerima kontrak baru ataupun pembatalan kontrak yang tengah dijalani atas dugaan penyalah gunaan nama dan gambar-gambarnya. Dan kami juga menolak gugatan Suzy karena tak ada yang bisa membuktikan jika ia mengalami kerugian finansial atas dugaan penyalah gunaan yang dituntutkan,” ujar perwakilan pihak Pengadilan Pusat Seoul seperti dilansir dari Soompi pada Minggu (15/02/15).[/quote_box_center]

Setelah keputusan yang diambil oleh pihak pengadilan, akhirnya JYP Entertainment yang menaungi Suzy pun angkat bicara.

[quote_box_center]“Kami cukup kecewa dengan keputusan pengadilan. Mengenai rencana mengajukan banding atau tidak, kami akan memutuskan setelah berkonsultasi dengan pengacara kami pada Senin 16 Februari,” ungkap perwakilan JYP Entertainment.[/quote_box_center]

 

 

 

 

 






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *