Kris Dan Luhan Vs Entertainment : Kuasa Hukum Angkat Bicara Perihal Tuntutan

Kris Luhan Eks EXO

Amawana.com – Sebuah babak baru mulai terbuka dalam kasus perseteruan antara artis dan agensi yang kini tengah hangat diperbincangkan. Lama diam dan tak kunjung memberikan komentar apapun, pihak kuasa hukum yang membela Kris sekaligus Luhan akhirnya angkat bicara mengenai kasus yang tengah bergulir antara kliennya dan juga SM Entertainment.

Kris Luhan Eks EXO

Kris Luhan Eks EXO

Setelah digugat oleh kedua artis mereka, SM Entertainment memang tak tinggal diam dengan melayangkan tuntutan balik untuk Kris dan Luhan. Dengan berbekal alasan kontrak yang masih sah, pihak SM menuntut kedua mantan member EXO tersebut lewat pengadilan di dua tempat berbeda sekaligus, yakni Shanghai dan juga Hong Kong. Hal ini pun akhirnya membuat kuasa hukum Kris dan Luhan memberikan komentar atas langkah hukum yang dilakukan SM.

[quote_box_center]”Tuntutan pemutusan kontrak Luhan dan Kris yang diajukan ke pengadilan Korea, saat ini dalam tahap mediasi dan kedua pihak telah menunjukkan keinginan mereka dan melakukan negosiasi beberapa kali. Masih ada negosiasi 27 Februari nanti. Dan kedua belah pihak sudah berencana untuk melakukan pertemuan di Tiongkok, fakta bahwa SM mengajukan tuntutan membuat ketulusan mereka dalam negosiasi ini dipertanyakan,” beber kuasa hukum Kris dan Luhan seperti dikutip dari Wowkeren pada Jumat (13/02/15).[/quote_box_center]

Sang pengacara pun lantas memberikan komentar mengenai sebuah tindakan SM yang dinilai menggunakan kekuasaannya untuk membuat semua kegiatan keartisan Kris dan Luhan di Tiongkok dan juga Hong Kong dibekukan.

[quote_box_center]”Meskipun Luhan dan Kris mencoba untuk menyelesaikan masalah ini dengan mediasi, SM merilis pernyataan yang membuat salah persepsi dan mengancam, membuat Luhan dan Kris tak punya pilihan selain mengambil tindakan hukum untuk melindungi hak serta kepentingan mereka,” lanjut pengacara.[/quote_box_center]






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *