Industri Musik K-Pop Dikritik Keras Saat Siaran “Grammy Awards”

KPOP Dikritik

Amawana.com – Sebuah ajang penghargaan terbesar bagi insan yang berkecimpung di dunia tarik suara, Grammy Awards, telah selesai digelar pada Minggu 8 Februari 2015. Uniknya, dalam tayangan tersebut justru terbersit sebuah kritikan pedas untuk industri musik asal Korea Selatan, yakni K-Pop.

Usut punya usut, komentar pedas tersebut bukan terucap pada acara Grammy Awards 2015, melainkan dalam tayangan secara langsung di Korea Selatan yang disiarkan oleh Mnet. Perhelatan ini memang ditayangkan secara live untuk publik negeri ginseng tersebut, dan untuk memandu siaran langsung tersebut didaulatlah penyanyi legendaris Bae Chul Soo dan juga kritikus musik Lim Jin Mo sebagai pembawa acaranya.

KPOP Dikritik

KPOP Dikritik

Dalam siaran ini lah sang penyanyi senior Korea Selatan mengemukakan pendapatnya mengenai industri K-Pop saat ini yang menurutnya membutuhkan banyak pembenahan.

[quote_box_center]“Di Korea, terlalu banyak penyanyi yang melakukan lip-sync, atau hanya menambahkan suara rekaman di latar belakang musik. Aku berharap lip-sync itu dilarang oleh hukum suatu saat. Sangat disayangkan bahwa aku bukanlah pemerintah dan tidak bisa mengeluarkan peraturan tersebut. Aku mengerti dan mengakui bahwa lip-sync adalah bagian dari penampilan. Tapi mereka lebih pantas disebut dubber (pengisi suara) daripada seorang penyanyi,” ungkap Bae Chul Soo seperti dilansir dari Koreaboo pada Selasa (10/02/15).[/quote_box_center]

Rupanya pendapat salah satu penyanyi kawakan Korea Selatan ini disambut oleh dukungan banyak orang yang memiliki pendapat sama dengannya. Bahkan ada juga yang langsung menyebutkan sebuah agensi besar di Korea untuk menyindir mereka.

[quote_box_center]“Mereka bukanlah seorang penyanyi, mereka adalah soonguh (sejenis ikan), mereka hanya bisa membuka dan menutup mulut mereka. Apakah kau melihat ini, SM Entertainment?” komentar seorang penggemar.[/quote_box_center]






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *