Main Menu

Siap-Siap, Indonesia Bakal Diserbu 29 Juta Unit Smartphone

Smartphone

Amawana.com – Masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia rupanya masih lumayan diminati berbagai vendor ponsel pintar untuk menjadi target penjualan berbagai produk terbaru mereka. Menurut sebuah lembaga riset, bukan hanya satu atau dua juta saja melainkan bakal ada 29 juta lebih unit perangkat telepon genggam yang akan membanjiri pasar Indonesia.

Angka ini diungkap oleh lembaga riset kenamaan, IDC. Lutfi A. Husein, seorang analis senior IDC, mengungkap jika ada beberapa faktor yang mendorong banyaknya unit ponsel pintar yang akan masuk di Indonesia. Yang pertama adalah gaya hidup masyarakat Indonesia yang lebih memilih beralih dari ponsel fitur ke perangkat smartphone.

Smartphone

Smartphone

Tak hanya itu, berkembangnya koneksi internet mobile di tanah air juga disinyalir sebagai salah satu penyebab. Rata-rata kecepatan internet yang sebelumnya hanya 512 kbps, angka ini diperkirakan bakal naik mencapai 1 Mbps. Semakin cepatnya koneksi internet akan berpengaruh besar pada permintaan perangkat pendukung, dalam hal ini ponsel pintar.

[quote_box_center]”Melihat hal ini, pelaku industri pun berlomba-lomba untuk mempertahankan sekaligus memperbesar pangsa pasar mereka di tengah persaingan bisnis yang makin ketat,” ujar Lutfi A. Husein saat jumpa pers di Jakarta, seperti dilansir dari CNN Indonesia pada Rabu (28/01/15).[/quote_box_center]

Nama-nama vendor seperti Samsung, Advan dan Smartfren Andromax memang masih merajai bursa ponsel pintar di tanah air pada kuartal ketiga di tahun 2014 kemarin. Namun dengan hadirnya beberapa vendor Tiongkok yang rupanya mendapat respon positif dari banyak masyarakat tanah air bisa saja menjadi ganjalan besar bagi beberapa produsen smartphone yang notabene telah lama malang melintang di pasar perangkat tanah air. Terlebih dengan taktik harga murah meski mengusung spesifikasi tinggi, makin membuat pengguna tanah air berhasrat untuk memilikinya.






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *