Main Menu

Kontroversi BIA4 Peluk dan Cium Fans Berhijab Masuki Babak Akhir

Kontroversi BIA4 Peluk dan Cium Fans Berhijab

Amawana.com – Permasalahan yang mulai mencuat ketika beberapa fans wanita berhijab dipeluk dan dicium personil BIA4 kini memasuki babak akhir. Kabarnya, para wanita muslimah tersebut akan dikenai denda dan juga dihukum penjara karena aksi mereka tersebut.

Bermula pada acara fan meeting grup idola BIA4 di Malaysia. Beberapa penggemar muslimah dipeluk bahkan dicium di depan semua orang ketika mereka memperagakan ulang adegan drama The Heirs bersama member BIA4. Hal tersebut sontak dikecam oleh banyak masyarakat Malaysia, khususnya para penganut agama Islam.

Kontroversi BIA4 Peluk dan Cium Fans Berhijab

Kontroversi BIA4 Peluk dan Cium Fans Berhijab

Kecaman ini disebabkan karena mencium kening seorang wanita, apalagi mereka yang mengenakan hijab, merupakan suatu perbuatan tercela. Yang berhak mencium seorang wanita berhijab adalah mereka yang sudah resmi menjadi suami baik di mata hukum dan juga agama.

Pihak WM Entertainment, sebagai agensi BIA4, lantas memberikan statement atas kejadian ini.

[quote_box_center]”Fan girls sendiri yang meminta secara khusus kepada B1A4 untuk melakukan apa yang mereka mau di atas panggung dan mereka pun bersedia melakukan hal tersebut. Kami meminta maaf kalau ada kekacauan yang timbul akibat insiden ini. Kami akan melakukan yang terbaik agar fans tidak terkena dampak negatif atas kejadian ini,” ungkap perwakilan WM Entertainment seperti yang dilasir dari Soompi.[/quote_box_center]

Kini, kisruh tersebut memasuki babak akhir setelah pihak JAWI (Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan) Malaysia mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi fans BIA4 yang dimaksud. Mereka dijatuhi hukuman kurungan penjara karena aksi yang mereka lakukan bersama sang idola beberapa waktu lalu. Jika mencoba mangkir dari surat penangkapan tersebut, mereka juga terancam didenda 1.000 ringgit atau sekitar 3,4 jutaan di samping hukuman penjara yang sudah menanti.






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *