Main Menu

Julia Perez Akan Melakukan Suntik Inseminasi Yang Memiliki Banyak Resiko

Julia Perez
Julia Perez

Julia Perez

Julia Perez akan melakukan suntik inseminasi yang memiliki banyak resiko dari segi sosial maupun kesehatan. Suntik yang rencananya akan dilakukan di Malaysia dan Singapura. Suntik inseminasi yaitu cara memperoleh keturunan dengan cara menyuntikkan sperma dan cara ini digunakan untuk memperoleh bayi tabung. Menurut sosiolog dari Julia Perez dengan cara menyuntikan sperma dan Julia Perez akan mendapatkan keturunan. Jika dilihat dari segi resikonya anak yang dilahirkan jupe ini kelak akan mendapat cibiran yaitu sebagai anak haram.

Banyak sekali pertentangan yang dilakukan oleh rakyat Indonesi yang memiliki kebudayaan timur yang sangat kuat. Kebudayaan timur yang sangat menjujung pernikahan yang dilakuakan dua anak adam laki-laki dan perempuan yang bertujuan agar memiliki keturunan. Lain halnya dengan Julia Perez yang memiliki keinginan agar dia memiliki anak dari rahimya tanpa adanya pernikahan. Cara yang dilakukan oleh Julia Perez sontak menjadi omongan banyak orang.

Julia Perez akan melakukan suntik inseminasi yang memiliki banak resiko mulai dari ketidak hadiran seorang suami memberi efek yang sangat menentukan pembentukan perilaku pada anak kelak besok ketika dia besar. Bukan hal mudah membesarkan anak seorang diri. Rumah sakit yang berada di malaysia tidak setuju cara yang dilakukan oleh julia Perez ini. Rumah sakit tidak mau mengambil resiko yang akan datang nanti. Bukan hal yang murah untuk menyuntikan sperma ke rahim Julia Perez atau yang lebih dikenal Jupe. Dia harus mengeluarkan 50 sampai 100 juta rupiah tetapi itu hanya 1 kali suntik. Biasanya butuh 3 sampai 4 kali suntik sperma.

Suntik seperti ini memang boleh dilakukan tetapi sperma yang diambil dari suami sahnya. Lain halnya oleh Jupe yang melakukanya bukan dengan suami. Inilah informasi dari Julia Perez akan melakukan suntik inseminasi yang memiliki banyak resiko.






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *